Jadi, kamu seorang pemula, punya hobi baru, dan siap menyelam ke dunia kosmetik DIY yang menakjubkan! Kamu sudah punya gelas beker, spatula, kecintaan pada bahan alami, dan keinginan menciptakan sesuatu yang benar-benar istimewa untuk kulitmu. Tapi melihat begitu banyak pilihan minyak dan butter — jojoba, argan, shea, kakao, rosehip... — dari mana sebaiknya mulai? Mari kita cari tahu cara menyusun "lemari minyak" idealmu.
Komedogenisitas: jangan takut, cari tahu

Kamu mungkin pernah mendengar istilah "komedogenik" — sebutan keren untuk kemungkinan suatu bahan menyumbat pori-pori. Cukup lama konsep ini menimbulkan banyak ketakutan di komunitas DIY, sehingga banyak orang menghindari bahan-bahan yang sebenarnya bagus.
Ini skala, bukan "ya/tidak"
Peringkat dari 0 sampai 5. Nol berarti kemungkinan menyumbat pori sangat rendah, 5 berarti sangat tinggi. Sebagian besar minyak berada di kisaran 0–3, yang cukup aman bagi kebanyakan orang.
Hasil tiap orang berbeda
Peringkat sering kali didasarkan pada studi laboratorium (kasihan kelinci albino dengan telinganya yang halus!). Apa yang menyumbat pori satu orang bisa jadi sama sekali tidak masalah bagi orang lain.
Konsentrasi berpengaruh
Minyak yang sangat komedogenik bisa aman dalam konsentrasi kecil di dalam campuran, atau jika cepat dibilas. Jangan langsung mencoret suatu minyak hanya karena peringkatnya — konteks adalah kuncinya.
Jangan takut — cari tahu
Jangan biarkan komedogenisitas menentukan semua keputusanmu, terutama jika kulitmu kering atau normal. Berhati-hatilah jika kulitmu rentan berjerawat, dan selalu lakukan uji tempel.
Rasa di kulit: ringan, kaya, atau sedang?
Selain potensi menyumbat pori, sensasi minyak di kulit juga sangat penting. Ini berkaitan dengan kecepatan penyerapan dan teksturnya. Ada minyak yang meresap dalam hitungan detik, ada pula yang meninggalkan lapisan pelindung yang kaya.
Tipe | Sensasi | Untuk siapa | Contoh |
|---|---|---|---|
🪶 Ringan / "Kering" | Cepat meresap, tidak meninggalkan rasa berminyak | Formula siang hari, kulit berminyak | Jojoba, grapeseed, squalane, hazelnut |
⚖️ Sedang | Keseimbangan antara nutrisi dan kenyamanan, hasil akhir lembut dan kenyal | Kulit normal, serbaguna | Argan, sweet almond, apricot kernel, bunga matahari |
🧈 Kaya | Berat, oklusif, membentuk lapisan pelindung | Kulit sangat kering, krim malam, balsem | Alpukat, zaitun, shea, kakao |
Oksidasi dan stabilitas: menjaga tetap segar

Minyak alami memang luar biasa, tetapi seiring waktu bisa menjadi tengik (teroksidasi). Selain baunya tidak enak, proses ini juga menghasilkan radikal bebas yang merusak kulit. Memahami stabilitas minyak akan membantumu menyimpan dan menggunakannya dengan benar.
Sangat stabil (masa simpan panjang)
Kandungan lemak jenuh dan tak jenuh tunggal lebih tinggi. Contoh: jojoba (ester lilin, sangat stabil), kelapa, minyak biji meadowfoam, shea, kakao.
Kurang stabil (masa simpan pendek)
Kandungan asam lemak tak jenuh ganda (Omega-3, Omega-6) lebih tinggi. Sangat bermanfaat, tetapi perlu perawatan ekstra. Contoh: rosehip, biji rami, evening primrose, borage.
Aturan: ada minyak dalam formula → antioksidan wajib! Sama seperti pengawet yang wajib ada ketika ada air, antioksidan wajib ada ketika ada minyak.
Vitamin E (Tocopherol): 0,5–1% dari berat minyak, tambahkan ke fase minyak
Penyimpanan: botol gelap kedap udara, jauh dari panas dan sinar matahari. Minyak yang rapuh — simpan di kulkas
Kesegaran: beli dalam jumlah kecil untuk pemakaian 6–12 bulan. Kita semua pernah mengalaminya dan terpaksa membuang minyak yang tengik!
Lemari minyak sesuai jenis kulit
Sama seperti kita memilih pakaian — ayo susun lemari minyak! Ini hanyalah titik awal, jadi jangan lupa bereksperimen dan dengarkan kulitmu.
🏜️ Kulit kering dan dewasa

Kamu membutuhkan bahan jenuh, bernutrisi, dan oklusif untuk memulihkan sawar kulit dan mengurangi kehilangan kelembapan. Fokuslah pada minyak yang penyerapannya lebih lambat.
Minyak | Tipe | Komedogenisitas | Keunggulan |
|---|---|---|---|
Alpukat | Jenuh | 2–3 | Kaya vitamin A, D, E. Sangat bernutrisi |
Zaitun | Jenuh | 3 | Klasik, melembapkan secara mendalam |
Argan | Sedang | 0 | Seimbang antara kekayaan dan penyerapan, tinggi vitamin E |
Rosehip | Sedang (tidak stabil!) | 1 | Regenerasi, garis halus. Gunakan persentase kecil, antioksidan wajib |
Shea (karite) | Butter | 0–2 | Sangat jenuh, melembapkan, menenangkan |
Kakao | Butter | 4 ⚠️ | Lapisan pelindung. Gunakan dengan hati-hati jika kulit rentan jerawat |
Konsep "Lemari Minyak" untuk kulit kering: 50% minyak sedang (argan) + 30% minyak jenuh (alpukat) + 20% butter (shea) + 0,5% vitamin E
⚖️ Kulit normal
Kamu punya keleluasaan untuk berkreasi! Usahakan keseimbangan antara minyak bernutrisi dan minyak dengan penyerapan sedang.
Minyak | Tipe | Komedogenisitas | Keunggulan |
|---|---|---|---|
Sweet almond | Sedang | 2 | Serbaguna, lembut, melembutkan kulit |
Apricot kernel | Sedang | 2 | Mudah meresap, mirip almond |
Bunga matahari | Ringan | 0 | Terjangkau, tinggi asam linoleat |
Jojoba | Ringan | 2 | Meniru sebum, emolien yang sangat baik |
Mangga | Butter | 0–1 | Lebih ringan dari shea, sangat bernutrisi |
Konsep "Lemari Minyak" untuk kulit normal: 60% sedang (almond/apricot) + 30% ringan (jojoba/grapeseed) + 10% butter (mangga) + 0,5% vitamin E
💧 Kulit berminyak dan rentan berjerawat

Pilih minyak ringan yang cepat meresap, tidak menyumbat pori, dan membantu menyeimbangkan sebum. Carilah minyak dengan kandungan asam linoleat tinggi.
Minyak | Tipe | Komedogenisitas | Keunggulan |
|---|---|---|---|
Jojoba | Ringan | 2 | Ester lilin, mirip sebum — "mengecoh" kulit agar memproduksi lebih sedikit minyak |
Grapeseed | Ringan | 1–2 | Sangat ringan, cepat meresap, tinggi asam linoleat |
Hazelnut | Ringan | 1 | Bersifat astringen, menyeimbangkan kulit berminyak |
Squalane | Ringan | 1 | Sangat ringan, non-komedogenik, berasal dari zaitun atau tebu |
Konsep "Lemari Minyak" untuk kulit berminyak: 70% ringan (grapeseed/hazelnut) + 30% jojoba atau squalane (juga ringan, tetapi lebih lambat teroksidasi). Hindari butter pada produk wajah tanpa bilas. + 0,5% vitamin E
Tabel ringkasan: lemari minyak

🏜️ Kering / dewasa | ⚖️ Normal | 💧 Berminyak / rentan jerawat | |
|---|---|---|---|
Minyak ringan | 0% | 30% | 70% |
Minyak sedang | 50% | 60% | 30% |
Minyak jenuh | 30% | 0% | 0% |
Butter | 20% | 10% | 0% (atau minimal) |
Vitamin E | 0,5% | 0,5% | 0,5% |
Minyak andalan | Argan, alpukat, shea | Almond, jojoba, mangga | Grape seed, squalane, jojoba |
Selamat meracik! Keindahan kosmetik buatan sendiri terletak pada kemampuan menyesuaikan segalanya dengan kebutuhanmu. Jangan takut bereksperimen, catat formula krimmu dengan detail, dan yang terpenting, dengarkan kulitmu. Dengan sedikit pengetahuan dan kesabaran, kamu akan segera menciptakan racikan indah yang disukai kulitmu!
Baca juga: Iklim dan minyak nabati • Dari dapur ke kosmetik

Oksana Walker
Ahli kimia kosmetik, pendiri Walker Formulation Academy
IFSCC • SCS • IAC



